kalbar.siberindo.co, MEMPAWAH- Butuh waktu tak kurang 3 jam, kobaran api yang menghanguskan 13 rumah toko (ruko) terletak di kawasan Pasar Laut, Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Sabtu (10/10/2020) baru berhasil dijinakkan.
Bayangkan saja, petugas pemadam dibantu unsur TNI/Polri dan masyarakat berjibaku memadamkan si jago merah dengan peralatan yang terbatas. Dan sudah termakan usia, yang selama belasan tahun hanya dirawat masyarakat secara swadaya.
Ketua Forum RT Kelurahan Sungai Pinyuh, Suparman menerangkan selama proses pemadaman saat kebakaran terkesan sedikit kelambanan, adalah kewajaran. Lantaran peralatan pemadam kebakaran yang ada di wilayahnya tak pernah mendapatkan bantuan pemeliharaan oleh pemerintah daerah.
“Saya menilai wajar jika pemadam kebakaran agak terlambat karena keterbatasan alat. Bayangkan, sejak kurang lebih 11 tahun belakangan ini pemadam kebakaran khususnya di Sungai Pinyuh tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Dan hanya swadaya masyarakat yang digunakan untuk operasional dan pemeliharaan,” ungkapnya saat ditemui Minggu (11/10/2020) pagi.
Suparman juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat memperhatikan peralatan pemadam. Sehingga saat ada terjadi kebakaran, petugas tak lagi ada terjadi keterlambatan pada proses pemadaman.
” Saya berharap pemerintah daerah dan DPRD Mempawah dapat memperhatikan satuan pemadam khususnya yang ada di Sungai Pinyuh. Jika mereka sudah dilengkapi dengan alat yang memadai maka saya rasa mereka lebih gesit untuk memadamkan api,”tegas dia.
Ditengah kobaran api yang menghanguskan 13 ruko serta guyuran hujan pada Sabtu (10/10/2020) malam, terlihat petugas pemadam, TNI/Polri dan masyarakat rela basah-basahan hingga memanjat genteng demi memadamkan api.
Aksi heroik petugas pemadam, TNI/Polri itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi.
“Saya sangat bangga dan berterima kasih sekali kepada tim gabungan yang terdiri dari Pemadam Kebakaran, BPBD dan TNI/Polri yang sudah berjuang untuk memadamkan api yang melahap kawasan Pasar Laut Sungai Pinyuh ini,” ucapnya.
Saat ini lokasi kebakaran telah dipasang garis polisi (police line). Guna untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, terkait penyebab kebakaran tersebut. (Hendy Pratama).
Sumber :radarkalbar.com.











Komentar