oleh

105 PMI Dideportasi Pemerintah Malaysia Melalui PLBN Entikong, Kalbar

kalbar.siberindo.co, SANGGAU – Sebanyak 105 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah kembali dideportasi Pemerintah Malaysia ke tanah air, melalui PLBN Entikong, Kamis (5/11/2020) siang.

Adapun para PMI ini masing-masing 85 orang laki -laki dan 20 orang perempuan, seperti dilansir radarkalbar.com jaringan siberindo.co.

Rombongan PMI yang dideportasi ini tiba di PLBN Entikong dari Depot Imigresen Semuja Sebanyak 97 orang. Dan ditambah repatriasi sebanyak 8 orang. Kemudian diangkut menggunakan 3 unit Bus dan 1 unit Ben KJRI Kuching serta di kawal langsung oleh pihak Depot Imigresen Semuja dan pihak KJRI Kuching.

Baca Juga  GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia

Koordinator Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Entikong, Reinhard HP Panjaitan, Kamis (5/11) petang mengatakan kedatangan para imigran difasilitasi penanganannya oleh CIQS, Polsek dan POS BP2MI Entikong.

Untuk asal PMI yang dideportasi dan di repatriasi dari negara Malaysia diantaranya Kalbar sebanyak 48 orang, Jawa Timur 18 orang,Jawa Tengah 5 orang, Jawa Barat 3 orang, Nusa Tenggara Timur 3 orang, Kalimantan Timur 1 orang, Lampung 1 Orang, Nusa Tenggara Barat 17 orang, Sulawesi Selatan 6 Orang dan Sulawesi Utara 3 Orang.

Baca Juga  MUI dan DPR Apresiasi KSAD Jenderal Dudung Bangun Mesjid Syarif Abdurahman Cirebon

“Jadi, mereka ini dideportasi karena beberapa sebab, yakni tidak memiliki paspor 29 Orang, tidak memiliki Permit 67 Orang, kabur dari majikan karena gaji tidak dibayar 1 orang, melapor ke KJRI Kuching karena ingin dipulangkan ke Indonesia 3 orang, ikut orang tua 4 orang dan terlibat judi online 1 Orang,” ungkap Reinhard.

Ditambahkan, setelah dilakukan proses pendataan dan makan sore, sekira jam 17.00 WIB kepada Pekerja Migran Indonesia diberangkatkan ke Dinas Sosial Pontianak menggunakan mobil travel.

Baca Juga  Ribuan Massa Perempuan Gelar Aksi Damai :Tolak Produk Pro Israel..!!

” Nah, seorang diantaranya pulang secara mandiri karena tinggal di Sekayam,” timpalnya.

 

 

 

 

 

 

Sumber : radarkalbar.com.

Komentar

News Feed