oleh

Proyek Tak Berplang Nama, Jembatan Tebuas Terkesan Dikerjakan Asal-asalan

kalbar.siberindo.co, SEKADAU-Proyek rehabilitas jembatan Sungai Tebuas, Desa Rawak Hilir, Dusun Jabai terkesan dikerjakan asal-asalan.

Seperti dilansir radarkalbar.com group siberindo.co, selain itu, tak ada papan plang proyek, pengerjaanya pun sepertinya asal jadi, karena cara kerja yang dilakukan sepertinya tidak bersunguh-sunguh.

“Kita bertanya dana dari mana untuk membangun jembatan tersebut. Entah dana dari pusat atau bantuan dari provinsi, atau dana dari APBD Kabupaten Sekadau, semuamya harus jelas,”ucap warga Jabai yang namanya enggan dipublikasi, Kamis, (4/12/2020) di Rawak.

Baca Juga  Soal Tudingan Stockpile Pasir di Engkayas Tak Berizin, Ahwa : Kami Sudah Ada Izin Resmi dan Lengkap

Bahkan kata dia, pengerjaannyan pun asal-asalan, padahal jembatan tersebut adalah urat nadi sarana transportasi warga Dusun Jabai menuju ibukota Kecamatan Sekadau Hulu. Jika, dikerjakan asal jadi, tentu cepat rusak, lalu yang rugi tetap saja masyarakat setempat.

“Makanya kita minta pihak terkait segera menegur pihak penyedia jasa pembangunan jembatan tersebut, tujuannya agar tidak dikerjakan asal jadi,”pintanya.

Baca Juga  Bulan Sabit yang Membawa Energi Harapan

Dikonfirmasi kepada pihak penyedia jasa, Apen melalui telpon selulernya, terkait berapa pagu dana proyek tersebut ia menjawab, pagu dana Rp170 juta rupiah, dengan panjang 3 meter.

” Pagu dana Rp.170 juta rupiah, jenis pekerjaan rehab, panjang 3 meter,” ucapnya.

Ditanya berapa hari kalender pengerjaan jembatan tersebut. Ia mengaku lupa berapa hari kalender masa pengerjaan jembatan tersebut

Baca Juga  Advokat Sebagai Pancawangsa Penegak Hukum; PERADI PROFESIONAL Dorong Kesetaraan Advokat sebagai Aparat Penegak Hukum Indonesia

“Kalau lama masa kerja sesuai kalender, saya lupa nanti saya buka kontrak,” kilahnya.

 

 

 

 

Sumber : radarkalbar.com/sutarjo.

Komentar

News Feed