kalbar.siberindo.co, MEMPAWAH– Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah telah menerima 2.000 dosis vaksin Covid-19 sinovac dari Dinkes Provinsi Kalbar, Rabu (13/01/2021) sekitar pukul 11.30 WIB. Bupati Hj Erlina, SH, MH menjadi orang pertama di Mempawah yang akan disuntik vaksin buatan China itu.
“Bupati yang pertama yang akan disuntik vaksin. Setelah Bupati, mungkin nanti akan menyusul pihak lainnya tapi kita belum tahu siapa saja. Untuk vaksinasi Bupati akan dilakukan live vicon agar bisa disaksikan seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril, S.KM dilansir dari mempawahnews.com grup siberindo.co.
Jamiril menjelaskan, vaksinasi akan dilakukan sebanyak dua kali. Setelah mendapatkan suntikan pertama maka akan menunggu selama 14 hari kedepan untuk mendapatkan suntikan vaksin kedua.
“Suntikan vaksin dilakukan pada lengan atas. Boleh pada lengan kanan atau kiri. Jika kita bekerja menggunakan tangan kanan, sebaiknya suntikan vaksin di tangan kiri. Begitupun sebaliknya,” terang Jamiril.
Jamiril mengatakan, vaksinasi dilakukan secara bertahap terhadap 893 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Mempawah. Jadi, dia memastikan vaksin tidak dilakukan secara menyeluruh pada semua nakes.
“Misal di Puskesmas ada 50 nakes, maka yang akan kita vaksin 25 orang dulu. Karena, dikhawatirkan jika ada yang demam atau sakit maka Puskesmas tidak bisa melayani masyarakat. Maka dilakukan secara bertahap,” bebernya.
Untuk mematangkan pelaksanaan vaksinasi, sambung Jamiril pihaknya akan menggelar simulasi pada Kamis (14/01/2021) di Mempawah. Setelah itu, vaksin sinovac akan didistribusikan ke masing-masing puskesmas.
“Pada Jumat (15/01/2021) vaksin akan distribusi ke 14 puskesmas di Kabupaten Mempawah. Untuk distribusi akan dikawal oleh TNI/Polri hingga tiba di Puskesmas. Dan pada Senin (18/01/2021), vaksinasi akan dilakukan secara serentak,” pungkasnya.
Sumber : mempawahnews.com











Komentar