kalbar.siberindo.co, PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dr. H. Harisson, M. Kes mengungkapkan hingga per tanggal 27 Oktober 2020 sudah ada 440 orang tenaga kesehatan di Kalbar yang terpapar Covid-19 sejak awal pandemi.
Seperti dilansir mediakalbarnews.com jaringan siberindo.co, Harison menjelaskan, sebanyak 440 orang tenaga kesehatan tersebut terdiri dari dokter umum 35 orang, dokter spesialis 19 orang, perawat 220 orang, bidan 11 orang, tenaga laboratorium 28 orang, apoteker 1 orang, fisioterapi 1 orang, penata rontgen 1 orang dan 124 Tenaga administrasi.
“Ini sebagian besar sudah sembuh yaitu 86 persen, dan mereka tersebar di wilayah Kalbar. Namun di dominasi Kota Pontianak,” ujarnya.
Harisson sebelumnya juga menyampaikan terkait adanya terpapar Covid-19. Dan adanya nakes yang positif Covid-19 di sejumlah pelayanan rumah sakit termasuk di ruang IGD mestinya rumah sakit tidak tutup atau berhenti pelayanannya.
” Kan yang diperlukan adalah disinfektan ruangan yang membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Mestinya selepas itu dibuka lagi, kalau tutup lama kasian masyarakat yang membutuhkan pelayanan,” cetusnya.
Menurut Harisson mestinya pihak rumah sakit mempersiapkan sejak dini untuk tim relawan tenaga kesehatan untuk antisipasi terjadinya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.
“Jika ada yang positif Covid-19 bisa digantikan tenaga relawan tadi sehingga rumah Slsakit tetap buka,” timpalnya.
Seperti di ketahui baru-baru ini Rumah Sakit Untan menutup sementara karena ada yang positif Covid-19. (Amad).
sumber : mediakalbarnews.com











Komentar