oleh

Tim KJRI Kuching Besuk PMI asal Probolinggo di RS Bintulu

kalbar.siberindo. co, SARAWAK- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching membesuk Sri Wahyuni, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Probolinggo yang terkena sakit Stroke di Rumah Sakit (RS) Bintulu, Sarawak, Pada Minggu (15/11/ 2020).

Hal ini dilakukan, setelah KJRI Kuching mendapat informasi dan permintaan bantuan melalui salah satu media dari seorang WNI/PMI bernama Sri Wahyuni asal Probolinggo yang bekerja di ladang sawit di daerah Belaga, Bintulu, Sarawak. Yang bersangkutan memohon bantuan karena sakit dan dirawat di RS Bintulu, Sarawak,seperti dilansir radarkalbar.com group siberindo.co.

Saat tim KJRI Kuching mengunjungi
Sri Wahyuni di RS Bintulu dan menemui dokter yang merawatnya.

Menurut pihak RS Bintulu yang bersangkutan menderita sakit Stroke karena ada penggumpalan darah di otaknya. Pada awal masuk Rumah Sakit tanggal 13 Nopember 2020, yang bersangkutan sudah tidak dapat menggerakkan anggota tubuh sebelah kanan.

Pada saat dikunjungi tim KJRI Kuching, yang bersangkutan sudah dalam keadaan baik dan kondisi badan sebelah kanan sudah dapat digerakkan, namun pihak dokter mengatakan yang bersangkutan harus melakukan pengecekan secara berkala

Baca Juga  Wabup Mempawah Sempatkan Diri Jenguk Kader Partai Demokrat

KJRI Kuching sempat mempertanyakan pembiayaan pengobatan yang bersangkutan selama di Rumah Sakit. Menurut yang bersangkutan pihak Perusahaan tempat yang bersangkutan bekerja bersedia membantu pembiayaan Rumah Sakit namun menurut informasi yang diterima biaya pengobatan tersebut diambil dari pemotongan gajinya.

KJRI Kuching akan membantu dengan meminta konfirmasi dan kejelasan lebih dahulu tentang informasi tersebut karena yang bersangkutan PMI yang berstatus resmi dan legal.

Baca Juga  Ini Alasan Di Balik Kebijakan Larangan Mudik Pemerintah

 

 

Sumber : radarkalbar.com.

 

 

Komentar

News Feed