oleh

DLHK Kalbar Dampingi 8 Desa di 6 Kabupaten Ajukan Program Kampung Iklim 2026

FOTO : Momen berfoto usai melaksanakan pertemuan di salah satu desa sasaran [ ist ]

Pewarta : Tim liputan | Editor/publisher : Admin siberindo.co

PONTIANAK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat melakukan pendampingan teknis kepada delapan desa dan dusun di enam kabupaten untuk pengusulan Program Kampung Iklim (ProKlim).

Kegiatan yang berlangsung pada 8–12 Juni 2026 ini difokuskan pada penyempurnaan dokumen administratif dan substansi rencana aksi agar memenuhi standar penilaian nasional.

Baca Juga  Kabupaten Sanggau Kembali Berlakukan PPKM MIKRO

Kepala Bidang Penanganan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran DLHK Kalbar, Veronika Eka Purwanti, menyatakan bahwa meskipun antusiasme masyarakat tinggi, banyak usulan sebelumnya tertunda karena ketidaklengkapan data dan perumusan indikator kegiatan yang belum tepat.

Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh usulan memiliki Dokumen Rencana Aksi ProKlim yang komprehensif sebelum diajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup.

Delapan lokasi yang didampingi tahun ini tersebar di Kayong Utara (Dusun Selimau), Mempawah (Desa Malikian), Bengkayang (Desa Suka Bangun dan Suka Maju), Sambas (Desa Sendoyan), Landak (Desa Andeng), serta Sekadau (Desa Pantok dan Sungai Ringin).

Baca Juga  Bertahan Hidup ala Pedagang Oleh-oleh Pontianak

Veronika menekankan bahwa target pendampingan bukan sekadar memperoleh sertifikat ProKlim, melainkan mengintegrasikan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim ke dalam perencanaan pembangunan desa secara formal.

Hal ini dilakukan melalui adopsi rencana aksi ke dalam RPJMDes atau RKPDes, serta penguatan legalitas melalui Peraturan Desa atau SK Kepala Desa khusus ProKlim.

Program ProKlim merupakan inisiatif nasional yang didukung pendanaan skema Results-Based Payment (RBP) REDD+ dari Global Climate Fund (GCF) Output 2. Pengelolaan dana dilaksanakan oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) bersama Lembaga Perantara Bentang Kalimantan Tangguh.

Baca Juga  KPU Singkawang Mutahirkan 223 Data Pemilih

Sejatinya, melalui mekanisme ini, Pemprov Kalbar berupaya meningkatkan ketahanan iklim di tingkat tapak sekaligus mendukung komitmen nasional pengendalian perubahan iklim. [ rilis ]

News Feed